Ternyata….! Ada Sel Mewah di Penjara…

Tersentak membaca berita media massa hari ini yang menyebutkan bahwa terpidana kasus Korupsi Artalyta Suryani mendiami salah satu blok penjara di Rutan Pondok Bambu Jakarta dengan fasilitas kamar VVIP.
Konon Kamar yang di tempati Ayin sebutan untuk Artalyta mirip kamar hotel yang berkelas dengan berbagai fasilitas mewah seperti kamar ber AC, Tivi flat, alat komunikasi, punya sofa, lemari es dll bahkan kamar tersebut di lengkapi Ruang Kantor yang memungkinkan terpidana kasus Suap Jaksa Urip ini bisa mengendalikan aktivitas bisnisnya dari balik kamar penjara, Waow keren kan??, lalu pertanyaan selanjutnya kenapa bisa pejabat yang terkait bisa dengan mudah memberikan fasilitas mewah seperti itu? Padahal penjara semestinya adalah tempat untuk memberikan “pelajaran” yang setimpal atas perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum yang telah di perbuat oleh para narapidana, seharusnya lingkungan penjara berbeda dengan lingkungan di luar penjara yang memungkinkan seseorang mengespresikan “kebebasannya”.
Sayang sekali, di tengah ketidakpercayaan publik atas perilaku aparat hukum akhir-kahir ini yang sering mengganggu rasa ketidak adilan publik seperti kasus Prita VS RS Omni, Kasus Mbah Minah dengan buah kakaonya serta kasus2 lain yang sejenis ternyata masih ada yang lebih parah lagi dengan munculnya fasilitas mewah yang bisa di nikmati oleh pelanggar hukum dalam penjara!
Perilaku Aparat Hukum di negeri ini memang sudah “keterlauan!!”, mereka seharusnya bisa mengawal proses penegakkan hukum sepatutnya dan bisa menjaga kepercayaan publik atas proses maupun tindakan hukum bagi pelaku-pelaku kejahatan di negeri ini.
Seakan penemuan ruang sel penjara berfasilitas mewah ini menunjukkan kembali kepada publik bahwa masih banyaknya deretan praktek mafia hukum di negeri ini, mulai dari tindakan penyidikan, penuntutan, pemutusan perkara hingga pelaksanaan hukuman.
Hiruk pikuk jelang tahun baru semakin terlihat saja dalam beberapa hari terakhir di tahun 2009 ini dan dalam dua hari kedepan kita akan mengucapkan selamat tinggal tahun 2009 dengan segala kenangannya dan selamat datang tahun baru 2010 dengan segala harapan dan impian yang tentu baru, masing-masing orang tentu punya harapan-harapan itu. Mungkin ada teman2 mahasiswa yang belum sempat menyelesaikan tugas akhirnya di tahun 2009 ini dan berharap di tahun 2010 mendatang tugas akhirnya bisa di rampungkan, mungkin ada pasangan kekasih yang berencana mengakhiri masa pacarannya dan akan menikah di tahun 2010 mendatang, mungkin di antara kita ada yang berharap mendapat pekerjaan dan kedudukan yang lebih baik di tahun 2010 mendatang dan mungkin ada yang ingin merubah diri dari kebiasaan atau perilaku yang kurang baik menjadi lebih baik lagi di tahun mendatangi. Pendek kata momen akhir tahun adalah momen yang tepat untuk kita jadikan “ajang evaluasi” pencapaian target yang menyangkut segala aspek kehidupan kita.
